Mewah, Ini Detail Taman Lampion Kudus yang Diklaim Terbaik Se-Jateng
Faisol Hadi
Rabu, 21 Desember 2016 15:00:17
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Yuli Kasianto melalui Kabid Pariwisata Kudus Dwi Yusi Sasepti mengatakan, akrilik sendiri adalah bahan yang memancarkan lampu. Sehingga lebih terang dan detail gambar menjadi lebih nyata. "Jadi lebih bagus ini, karena ini bahannya impor. Dan tidak hanya satu jenis, melainkan kami menyediakan beberapa bentuk," katanya kepada MuriaNewsCom.
Pihaknya sudah mengujicoba nyalanya lampu. Dan benar saja, nyala lampu lebih bagus dan tidak silau. Bahan tersebut juga dirasa awet, dan masih ada perawatannya pula. Jumlah lampion dalam taman mencapai 32 unit. Jumlah itu meliputi lampion ukuran kecil dan juga lampion ukuran besar yang dipasang di Taman Krida. Lampion itu juga dibentuk dengan berbagai macam hewan, seperti panda, unta, singa, dan jenis lainnya.
Selain lampion, pembangunan taman juga dilengkapi dengan tiga buah pohon lampu yang berwarna warni. Penataan juga dibuat semenarik mungkin agar kesan mewah tetap nampak.Pohon itu berjumlah tiga buah, yang ditempatkan pada bagian dalam satu dan luar dua.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



