Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolsek Mejobo, AKP Suharyanto mengatakan, jenazah korban tenggelam itu tiba di rumah duka, Senin (26/12/16) sekitar pukul 11.50 WIB. Jenazah diantarkan oleh BPBD Kudus beserta BPBD Jepara. "Setelah sampai di rumah duka, jenazah langsung dimakamkan. Meninggalnya korban jelas membuat luka bagi keluarga yang ditinggalkan," katanya di rumah korban.

Sebelumnya jasad korban ditemukan oleh tim SAR gabungan, Senin pukul 08.15 WIB. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kartini, Jepara. Dikatakannya, berdasarkan keterangan pihak keluarga, bahwa keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian almarhum dan menerima hal itu sebagai musibah.

"Dia masih pelajar SMK di Mejobo. Korban meninggal digulung ombak di Pantai Bondo Jepara besar setinggi 1,5 meter. Tingginya ombak tak mampu dikuasai hingga terseret arus dan meninggal," ungkapnya.Dia berpesan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam bepergian. Tak hanya memastikan lokasi aman, namun juga memastikan bahwa cuaca juga mendukung saat berlibur dan bepergian. Selain itu, komunikasi dengan sekitar juga dibutuhkan. Khususnya dengan saudara dan teman saat berlibur bersama. Selain itu, diimbau juga untuk tidak mencoba hal yang membahayakan lantaran bisa berakibat fatal.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler