Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


M Syarmato Hasyim, Ketua PC Ansor Kudus menyebutkan, kalau aksi dilakukan oleh ribuan masa. Beberapa kelompok yang hadir, seperti Banser, Ansor, IPNU, PMII dan berbagai ormas NU lainnya. "Kami satu tujuan, yakni menutut menutup semua karaoke yang ada di Kudus. Kami akan tetap mengawal dan mengawasinya," katanya kepada MuriaNewsCom saat aksi.

Aksi dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB atau usai salat Jumat hingga selesai sekitar pukul 14.15 WIB. Acara aksi dimulai dengan cara orasi. Aksi juga menutup jalan yang berada di depan pendapa. Syarmanto mengatakan, pengawasan tentang tutupnya karaoke juga harus dipantau. Jangan sampai masih ada karaoke yang buka, atau malah karaoke yang belum tersegel dan baru mulai buka, masih ada.

"Ini merupakan bentuk penegakan peraturan daerah di Kudus, jadi harus dilaksanakan sesuai dengan aturan. Selain itu juga, kami juga meminta agar miras diberantas. Sebab aturan tentang miras juga sudah ada," ungkapnya.
Dikatakan kalau Kudus merupakan kota aman dan religius.  Kudus juga merupakan kota yang kondusif, sehingga harus dibersihkan dari keberadaan karaoke di Kudus ini.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler