Pembangunan Jalan Lingkar Utara di Kudus Gagal Diselesaikan Tahun Ini
Faisol Hadi
Sabtu, 31 Desember 2016 07:30:47
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kadinas Bina Marga Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral (BPESDM) Sama'ani Intakoris mengatakan, pembangunan bakal dimulai pada Januari-Februari tahun depan. Diharapkan, dengan pembangunan yang sejak dini maka pada tahun depan jalan sudah dapat dilalui. "Kami sudah menganggarkan penyelesaian pembangunan. Total alokasi yang disiapkan untuk penuntasan Jalan Lingkar Peganjaran-Mijen sekitar Rp 10 miliar," katanya kepada MuriaNewsCom.
Sumber dana tersebut berasal dari anggaran kabupaten lewat APBD Murni. Namun tak menutup kemungkinan nantinya bakal mendapat bantuan dari provinsi maupun juga bantuan dari pusat. Menurutnya, tahapan yang akan dilakukan yakni dengan menyiapkan apraisal untuk pembebasan lahan yang akan digarap. Totalnya sepanjang 160-an meter dan lebar 20 meter pada lokasi yang gagal diselesaikan tahun ini.
Selanjutnya, kata dia, pihaknya akan melanjutkan penyambungan jalan lingkar yang belum terhubung di petak 4. Semua tahapan tersebut diperkirakan akan tuntas pada bulan Juli-Agustus tahun depan sehingga sebelum akhir tahun dapat dilalui. ''Namun jika mempertimbangkan penambahan infrastruktur pendukung, kemungkinan akan sepenuhnya dimanfaatkan pada akhir tahun depan. Kami akan tuntaskan tahun depan,," jelasnya .
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



