Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pemangkasan dilakukan terhadap semua ranting dan dahan pohon yang menghadap ke jalan. Bahkan tak hanya dahan dan ranting pohon yang sudah tua, ranting muda juga tak luput dari aksi pemangkasan.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kudus, Sumiyatun, mengatakan kalau pemangkasan pohon merupakan bentuk pemeliharaan lingkungan. Hal itu tak hanya untuk pohon yang sudah usia tua, namun juga yang masih muda.

"Pohon di Panjang itu sudah terlalu rimbun. Jadi, harus dipangkas supaya berkurang. Apalagi sekarang musim hujan yang membuat tanaman rimbun dengan cepat," katanya saat dihubungi MuriaNewsCom, di Kudus, Rabu. 

Alasan ranting pohon muda juga jadi sasaran, karena tak menutup kemungkinan ikut jatuh saat angin atau hujan tiba. Selain itu pula, pohon yang terlalu rimbun, juga memicu banyak kendala. Seperti halnya lampu penerangan jalan yang tertutup pohon. Hal itu sangat merugikan masyarakat karena terangnya sinar lampu tidak bisa menerangi jalan secara total.

Sumiyatun juga mengatakan kalau pohon yang terlalu rimbun juga membahayakan bagi pengguna jalan. Melihat curah hujan yang tinggi dengan angin yang cukup kencang, maka pohon bisa roboh. Atau minimal dahan pohon terjatuh."Beberapa kasus pernah terjadi, dahan jatuh menimpa pengguna jalan. Lokasinya juga sempat terjadi di daerah Panjang belum lama ini. Meski jumlahnya dibawah 10 kasus selama setahun," imbuhnya.Dalam memangkas pohon, dia juga berkordinasi dengan pihak Telkom dan juga PLN. Sebab, dua isntansi tersebut yang paling sering mengalami gangguan saat pohon rimbun. Seperti listrik yang padam lantaran jaringan tergesek pepohonanEditor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler