Nenek Hampir jadi Korban saat Atap Rumahnya Roboh di Gebog Kudus
Faisol Hadi
Jumat, 6 Januari 2017 14:25:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Informasi yang dihimpun, rumah itu ditinggali oleh Munsriyah seorang diri. Ketika atap rumahnya hampir ambruk sekitar pukul 10.00 WIB, Munsriyah tampak terjebak di rumahnya bersama tetangga. Ia tidak sempat keluar rumah saat itu. Kondisi hujan sangat lebat dan lama.
Namun tiba-tiba dia mendengar suara yang mencurigakan dari atap rumah. Tetangganya itu segera meminta dia untuk cepat keluar dari rumah. "Ada suara krek-krek dari dalam rumah. Tetangga saya menarik saya keluar karena takut ada apa-apa dengan bangunan rumah saya ini," ujarnya.
Benar saja, tidak membutuhkan waktu yang lama, tiba-tiba atapnya malah roboh. Suara yang sangat keras disertai hujan membuatnya takut sehingga tidak berani mendekat ke rumah untuk beberapa saat.
Setelah itu, tetangganya pada datang untuk melihat bunyi gaduh dari atap rumah. Dengan hati-hati dia dibantu tetangga mengevakuasi barang yang masih dapat diselamatkan dari dalam dapur dan kamarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



