Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus Joko Susilo mengatakan, pendidikan gratis hingga tingkat SMA sebelumnya masih menjadi andalan daerahnya. Pihaknya khawatir jika nantinya tidak lagi gratis, bisa membuat gejolak. "Harusnya dapat lebih maju lagi dengan pengelolaan provinsi," katanya kepada MuriaNewsCom di Kudus, Selasa (10/1/2017).
Dengan adanya pengalihan status pengelolaan, pihak dinas akan menyesuaikan dengan aturan itu. Seperti halnya satu bidang di Pendidikan Menengah (Dikmen) dihapuskan karena sudah tidak fungsi.
Sekarang, kata dia, pada bidang Dikmen per 1 Januari 2017 sudah dihapuskan. Untuk para pegawai disebar, ada yang di bidang pendidikan nonformal informal (PNFI) dan bidang lainnya seperti olahraga dan sebagainya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



