Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua KONI Kudus M Ridwan mengatakan, KONI sebelumnya mengusulkan bantuan dari APBD untuk KONI sejumlah Rp 15 miliar. Namun yang diberikan sejumlah Rp 7 miliar. "Kami masih belum ada pembahasan lebih lanjut tentang progam kami di 2017. Sebab pertemuan yang membahas belum ada. Jadi harus menunggu pembahasan," katanya kepada MuriaNewsCom di Kudus, Rabu (11/1/2017).

Rencananya, pembahasan berupa rapat kerja KONI 2017 akan diselenggarakan pada pekan ini. Usai pembahasan, barulah KONI tahu apa saja kebutuhannya selama setahun ke depan. Secara garis besar KONI di 2017 bakal memiliki pengeluaran yang besar. Yakni terkait penyelenggaraan Pra Porprov.

Nantinya yang disiapkan sekitar 37 cabang olahraga. Semua akan dimaksimalkan agar Kudus bisa meraih prestasi lebih baik lagi. "Kami targetkan masuk tiga besar semua minimal. Karena Kudus sangat kaya atlet dan kaya prestasi. Saya yakin dengan demikian tak sulit untuk memasuki babak tiga besar," ungkap dia.

Dicontohkan, sejumlah cabang olahraga yang diyakini dapat masuk tiga besar bahkan lebih ada banyak. Di antaranya, tarung derajat, tenis meja, voli, basket dan sederet cabang-cabang lainnya. Hanya, beberapa juga perlu dievakuasi akan regenerasi atlet seperti cabang paralayang.
"Latihan saja di sini susah, jadi dalam pembahasan nantinya bakalan di evaluasi lebih lanjut, apakah masih diadakan atau bagaimana," ungkapnya.Disinggung tentang kecukupan sumber biaya, dia menilai suntikan dana yang telah diterima masih kurang. Karenanya, KONI akan kembali mengajukan permohonan dana. Terutama untuk pengembangan atlet."Iya mungkin kebutuhan total sekitar Rp 15 miliar bahkan lebih. Sebab masih ada turnamen lokal seperti Kejurda, Bupati Cup dan pembinaan kepada klub-klub di Kudus yang juga banyak," ujarnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler