Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu tampak dilakukan di Puskesmas Jekulo, Kudus, Senin (16/1/2017). Menurutnya, masyarakat Kudus bebas menggunakan fasilitas tersebut. Dicontohkan, jika ada warga yang sakit, bisa menghubungi nomor call center termasuk menghubungi ambulans. "Jadi tidak hanya mobil ambulans saja yang datang. Tapi juga disertai dengan tenaga medis dalam penanganan pertolongan pertama pasien," kata Musthofa.

Jumlah mobil ambulans yang disediakan, kata bupati, sesuai dengan jumlah kecamatan yakni sembilan mobil. Namun hingga kini, yang siap dan disediakan fasilitas GPS, baru tujuh mobil. "Kantor pusat dan operator di RSUD, bagi masyarakat Kudus dapat menghubungi nomor call center K 119 dengan 0811-2899-119. Dan itu pelayanan gratis," ujarnya.

Selain itu, ada juga aplikasi android di Playstore dengan nama K119. Dengan menggunakan aplikasi  tersebut, warga pengguna ponsel pintar android bisa mengirim foto yang membutuhkan penanganan kesehatan. Ambulans kemudian bisa datang ke lokasi yang dimaksud.
Selain warga yang sakit, dalam aplikasi juga ada menu  lainnya seperti untuk info kebakaran dan kecelakaan. Bila ada kecelakaan atau kebakaran tinggal kirim foto lokasi dan petugas akan langsung ke lokasi. Karena Sudah ada fasilitas GPS, jadi begitu kirim langsung tahu lokasinya. Pihaknya meminta kepada pihak rumah sakit untuk menyiapkan tenaganya. Termasuk juga dokter yang siaga 24 jam. Jadi tidak hanya alatnya yang mendukung namun juga dengan tenaganya. "Ini merupakan hal baru, dan tentunya butuh penyempurnaan. Jadi ke depannya akan terus dievaluasi dan dikembangkan. Dan tak menutup kemungkinan bisa juga penambahan armada," pungkasnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler