Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Sam'ani Intakoris menyebutkan, perkiraan total lubang jalan mencapai sekitar 770 lubang. Saat ini pihaknya tengah mengupayakan persiapan penambalan lubang, baik dari material  maupun petugasnya.

"Kami harus segera memperbaiki, jika tidak maka masyarakat pasti terganggu. Selain itu, lubang kecil jika dibiarkan, maka akan semakin melebar dan makin banyak," katanya kepada MuriaNewsCom ditemui di Kudus, Rabu (18/11/2017).

Menurutnya, pada penambalan jalan rusak, pihaknya tahun ini akan menyiapkan sekitar 1.500 ton aspal. Jumlah tersebut dipergunakan untuk memperbaiki jalan yang rusak di 2017. Banyaknya jumlah aspal itu karena saat ini tingkat kerusakan jalan sedang tinggi. Di antara pemicu kerusakannya adalah tingginya intensitas hujan.

Pihaknya menerima data dari BMKG bahwa hujan masih diperkirakan akan turun sampai Februari. Dia memperkirakan jumlah aspal yang dikeluarkan setiap bulannya 500 ton. Dalam melakukan perawatan jalan, pihaknya memperhatikan skala prioritas.
"Melihat hal tersebut kami gunakan skala prioritas. Mana lokasi yang benar-benar membutuhkan perbaikan atau penambalan, dan mana yang masih cukup," ujarnya.Dalam melakukan perbaikan, pihaknya menyadari membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk membenahi jalan rusak. Selain material yang terbatas, petugas yang melaksanakan kegiatan tersebut juga terbatas.Sebenarnya kerusakan jalan di Kudus tidak terlalu parah. Namun potensi kerusakan akan lebih fatal jika tak segera ditangani. "Kami meminta masyarakat bersabar, karena kami akan menanganinya," jelasnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler