Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto mengatakan perlombaan dimaksud untuk mengajarkan siswa akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Diketahui selama ini banyak siswa yang mengendarai motor. Karenanya, polisi ingin melakukan pembinaan. "Ada tujuh SMA yang kami bidik, kegiatan ini merupakan safety riding yang mana mengajarkan untuk tertib melakukan kegiatan berkendara," kata Eko kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, dari tujuh sekolah diambil perwakilan yang telah terseleksi sebelumnya. Kemudian, grand final dilaksanakan di Alun-alun Simpang Tujuh. Hal itu juga untuk menjadi daya tarik masyarakat. Perlombaan final dilaksanakan dengan cara sederhana. Layaknya ujian praktik SIM. Setiap siswa harus mengendarai motor yang sudah disiapkan. Kemudian mereka menaiki sepeda motor dengan melintasi trek yang telah dimodel sedemikian rupa. Penilaian diambil dari ketepatan waktu, kesesuaian trek hingga cara mengendarai.
Untuk pemenang, diambil tiga besar dengan skor terbaik. Tiga besar masing-masing mendapatkan piala beserta uang pembinaan yang disiapkan Satlantas. Sedangkan untuk juara, ada pula voucher pembuatan SIM gratis. Itu bisa digunakan jika nanti usia sudah memenuhi syarat.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler