Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pasalnya, bukan ikan yang dicarinya yang ditemukan, melainkan sesosok tubuh yang mengapung di atas sungai. Setelah diperiksa, ternyata sosok tubuh itu adalah Alfian Misbahul Anam, (17), warga Desa Undaan Lor, RT 4/RW 4, Kecamatan Undaan, Kudus.

Alfian adalah korban banjir bandang Wonosoco, Kecamatan Undaan, yang terjadi pada Jumat (20/1/2017) lalu. Sejak saat itu, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian kepada yang bersangkutan. Namun belum juga ditemukan, hingga akhirnya ditemukan Senen tadi.

Kapolsek Undaan AKP Anwar mengatakan, jasad korban kali pertama ditemukan pencari ikan bernama Senen, dan sudah dalam keadaan mengapung. ”Korban diketemukan sekitar pukul 01.3 WIB semalam. Korban meninggal dunia dan posisinya mengapung di atas Sungai Londo,” katanya kepada MuriaNewsCom, Minggu (22/1/2017).

Menurutnya, setelah Senen menemukan Alfian, dirinya memberitahu kepada warga di Wonosoco, yang memang masih berusaha mencari korban. Lantas, petugas bersama warga, mengecek ke lokasi untuk memastikan jika yang ditemukan adalah Alfian.
”Kami memang masih standby di Wonosoco, untuk berupaya mencari koban. Ketika mendengar ada penemuan mayat di Prawoto sana, kami langsung ke lokasi bersama dengan warga, perangkat desa, dan seluruh komponen yang ada. Setelah dicek, ternyata memang benar itu adalah korban banjir bandang Wonosoco,” tutur Anwar.Dikatakannya, keluarga juga diberitahuka tentang penemuan mayat korban. Pihak keluarganya mengaku ikhlas atas musibah tersebut. Mereka sudah pasrah dengan apa yang menimpa korban.”Kami kemudian membawa jasad korban ke rumah sakit terlebih dahulu untuk diperiksa kondisinya. Kemudian setelah selesai, kita bawa kepada keluarganya. Keluarga juga berterima kasih kepada seluruh anggota tim dan warga yang sudah berupaya keras membantu penemuan korban,” imbuhnya.Editor: Merie

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler