Korban Banjir Bandang Wonosoco Ternyata Masih Simpan Benda Ini saat Ditemukan
Faisol Hadi
Minggu, 22 Januari 2017 12:00:57
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Korban ditemukan di Sungai Londo, Sukolilo, Pati, pada Minggu (22/1/2017), sekitar pukul 01.30 WIB, oleh pencari ikan bernama Senen, (45), warga Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati.
Saat ditemukan, Alfian memang sudah dalam keadaan meninggal. Dia mengapung di atas sungai, dengan posisi tengkurap. Hanya baju dan celana dalamnya saja yang menempel di tubuh korban. ”Celana panjangnya mungkin hilang saat terseret banjir. Dan memang belum ditemukan sampai sekarang celana panjangnya,” kata Kapolsek Undaan AKP Anwar, Minggu (22/1/2017).
Namun, benda lain yang juga ternyata masih ditemukan bersama korban adalah telepon seluler (ponsel) yang masih ada dalam saku bajunya. Benda itu rupanya tidak ikut hilang saat korban tersapu banjir bandang.
Yang lebih mengharukan lagi, saat ditemukan, jasad korban dalam keadaan utuh. Wajahnya juga tidak rusak, sehingga korban masih dapat dikenali dengan baik. Termasuk pihak keluarga juga masih bisa melihat dengan baik kondisi korban.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



