Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dusun (Kadus) Winong Desa Kaliwungu, Muhtarom mengatakan, kondisi jalan sudah ambrol dan hilang secara perlahan lahan selama bertahun-tahun. Kondisi kini semakin parah lantaran terus tergerus terjangan Sungai Cekelan yang ada di desa tersebut. "Kalau dulu tahun 90-an sampai 2000-an, jalan masih terlihat. Mobil jenis truk saja bisa lewat kok. Namun sekarang kondisinya beda, buat jalan saja sudah susah," katanya kepada MuriaNewsCom di lokasi, Selasa (24/1/2017).

Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalan paling dekat menuju Desa Papringan. Namun dengan jalan yang kondisinya memprihatinkan, maka warga harus memutar sekitar tiga kilometer untuk menuju desa tersebut.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kaliwungu, Khotibul Umam, menambahkan  pada tahun 2016 lalu pihaknya pernah mengusulkan perbaikan jalan tersebut ke dinas terkait. Namun, usulan itu tak dapat direalisasikan lantaran masih berstatus jalan desa, sehingga kewenangan ada di pemerintahan desa. "Pernah kami usulkan agar status jalannya dinaikkan menjadi jalan kabupaten, sudah disurvei lokasi tapi ditolak. Pemkab meminta agar jalan yang rusak dibenahi dulu, barulah bisa diperbaiki," ungkapnya.Jalan tersebut memang paling banyak digunakan sebagai jalan pertanian warga. Namun sejumlah rumah sudah berdiri, dan besar kemungkinan dalam beberapa tahun ke depannya bakal padat.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler