Sering Terendam Air, MI NU Basyirul Anam Jatiwetan Kudus Berharap Bupati Turun Tangan
Faisol Hadi
Selasa, 31 Januari 2017 16:25:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala MI NU Basyirul Anam, Hayati Nimah, mengatakan banjir merendam sekolahnya semenjak Sabtu lalu. Banjir disebabkan akibat hujan lebat sebelumnya. "Ada satu ruang untuk MI, dan ada satu ruang lainnya yang terendam yakni untuk TK. Meski demikian KBM masih tetap dilanjutkan seperti biasanya," katanya kepada MuriaNewsCom di lokasi, Selasa (31/1/2017).
Menurutnya, untuk kelasdi MI yang terendam air, proses pembelajaran dialihkan pada bangunan lantai II. Di atas, terdapat ruangan kosong, yang dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran seperti biasanya.
Sedangkan untuk TK, proses pembelajaran juga masih dilanjutkan. Dengan cara mengalihkan pembelajaran di musala sekolah. Sebab hanya musala saja yang dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajarannya. "Sekolah di sini swasta, modelnya juga yayasan, jadi satu sama lainnya saling membantu. Termasuk juga untuk TK dan juga untuk MI di sini juga demikian," ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



