Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seperti diungkapkan warga setempat, Shodikin. Diungkapkan kalau luas lahan pertanian yang terendam mencapai sekitar 150 Ha. Beruntung, tak semua lahan sedang ditanami pemiliknya. "Di sini kebanyakan baru penyemaian padi, jadi yang merugi ya yang baru mereka para petani yang sudah menyemaikan padinya," katanya kepada MuriaNewsCom di lokasi.

Menurutnya yang juga seorang petani, menuturkan, selain tanaman padi, sejumlah petani ada juga yang menanam buah melon. Melihat situasi lahan yang terendam air,  maka besar kemungkinan melon gagal panen.

Warga khawatir jika genangan tak kunjung surut bakal masuk ke permukiman warga. Sebab arus air yang sangat deras. Terlebih, cuaca hujan saat ini masih terus terjadi. Pihaknya berharap penanganan pemerintah. Karena, tanggul yang membendung Sungai Gelis juga sudah penuh. Itu berpotensi melimpas.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler