Siswa Terobos Banjir Demi Bisa Sekolah di Karangturi Kudus
Faisol Hadi
Rabu, 8 Februari 2017 12:00:06
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Seperti halnya diungkapkan M Rizki, siswa SMA di Kudus. Dia rela menerobos banjir dengan jalan kaki dari desanya hingga jalan raya. Dia tak mau absen meski kondisi tak memungkinkan. "Kalau jalan kaki masih aman, jadi tetap lanjutkan sekolah. Sedangkan kalau pakai motor belum tentu aman, tergantung jenis motor dan yang mengendarai," kata Rizki, di lokasi, Rabu (8/2/2017).
Waluyo, warga setempat juga menerjang banjir agar tetap bisa berangkat sekolah. "Iya masih sekolah, masih bisa lewat kok, jadi ya masuk sekolah saja," ucapnya sambil jalan.
Berdasarkan pantauan, para siswa yang menerobos banjir tak semuanya jalan kaki, ada yang mengendarai sepeda motor dan sepeda. Beberapa siswa membawa pakaian ganti. Serta ada yang membungkus pakaian seragam dan sepatunya supaya tak basah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



