Siswa yang Sekolahnya Terendam Banjir Bisa Belajar Sementara di Sekolah Lain
Faisol Hadi
Jumat, 10 Februari 2017 22:00:30
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kabid Dikmen pada Disdikpora Kudus Kasmudi mengatakan, berdasarkan data yang diterima Jumat (10/2/2017), sudah ada delapan SD yang terendam. Rinciannya, satu SD di Setrokalangan,Kecamatan Kaliwungu, tiga SD di Jati Wetan, Kecamatan Jati dan empat SD di Desa Golantepos,Kecamatan Mejobo.
"Saya kemarin (9/2/2017) sudah melakukan pengecekan ke beberapa sekolah. Hasilnya memang ada yang sudah terendam air seperti di Setrokalangan dan Jati Wetan. Dan hari ini, ada delapan sekolah berdasarkan data yang saya terima," katanya saat dihubungi MuriaNewsCom.
Menurutnya, meski dalam keadaan banjir seperti ini, bukan berarti siswa harus diliburkan. Para siswa tidak boleh kehilangan hak untuk mendapatkan ilmu atau pembelajarannya. Sehingga, sekolah tetap masuk seperti biasanya.
Meski demikian, dia juga menyadari kalau akses menuju sekolah juga ada yang kesulitan karena banjir. Selain itu juga, ada beberapa ruang kelas yang tergenang air, sehingga mengakibatkan terganggunya kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



