Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pipit dibekuk dalam pelariannya di kawasan Bogor, Jawa Barat pada 4 Februari 2017 lalu, setelah Polres Kudus bekerja sama dengan Polres Bogor. Pipit ditangkap di sebuah rumah yang ditinggali sementara olehnya.

Meski sempat mengelak jika telah melakukan penggelapan uang tersebut, namun akhirnya setelah didesak, akhirnya pelaku mengaku. Petugas pun akhirnya membawa pelaku ke Mapolres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

https://www.murianews.com/2017/02/10/107595/tilep-uang-penjualan-sepeda-motor-setengah-miliar-karyawati-astra-kudus-dibekuk-polisi.html
Dari keterangan pelaku saat gelar perkara pada Jumat (10/2/2017) kemarin, Pipit mengaku jika uang lebih setengah miliar tersebut sudah digunakan untuk berbagai hal. Di antaranya untuk beli sepeda motor. "Saya beli motor, dan sisanya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari," jawabnya singkat.Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa'i mengatakan, penangkapan terhadap pelaku, petugas butuh waktu beberapa lama. “Sejak Januari lalu kita melakukan penggalian informasi dan akhir Januari kita dapat informasi bahwa pelaku ada di Bogor, dan kemudian kita koordinasi dengan Polres Bogor. Setelah mendapatkan informasi tempat tinggal pelaku, kita langsung melakukan pengintaian dan penangkapan,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler