Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Petugas kesehatan dari puskesmas juga melakukan pengecekan secara rutin ke rumah warga. Dari laporan, banyak warga yang gatal dan diare. Petugas puskesmas langsung mengobatinya," kata Andreas, di Kudus, Sabtu (18/2/2017).

Banjir sebagian besar merendam jalan dan perumahan. Penduduk masih bertahan di rumah. Pihaknya telah menyiapkan tempat pengungsian untuk persiapan setiap saat. Terutama jika dibutuhkan.

Kepala Desa Jati Wetan Suyitno mengungkapkan, banjir melanda wilayahnya pada musim hujan kali ini. Akibatnya, ada ratusan warga mengungsi di balai desa setempat. Tapi kini banjir sudah mulai surut.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kudus mencatat ada sejumlah desa yang terkena dampak banjir. Seperti Desa Tanjungkarang, Jetiskapuan, Jati Wetan, Pasuruhan Lor, Jati Kulon, Setrokalangan, Banget, Karangrowo dan Karangturi.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler