Mimpi Kudus Raih Adipura Paripurna Terhambat Pasar Kotor dan Sampah Sungai
Faisol Hadi
Jumat, 24 Februari 2017 16:00:48
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup, Sumiyatun menuturkan ada beberapa hambatan. Seperti sulitnya menjaga kebersihan pasar. Salah satunya Pasar Bitingan.
"Di sana (Pasar Bitingan) adalah tempat bongkar muat barang. Untuk itu kebersihan cukup susah, dan itu menjadi wewenang pihak dinas yang terkait. Tapi kordinasi juga kami lakukan," kata Sumiyatun di Kudus, Jumat (24/2/2017).
Selain itu, ada juga masalah kebersihan sungai. Hingga saat ini, masih ada warga yang rajin membuang sampah di sungai. Padahal dampaknya adalah bencana banjir, dan lingkungan jadi kumuh.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



