Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Tiba-tiba saja muncul pamflet semacam itu. Jumlahnya juga sangat banyak dan tak tahu maksudnya itu apa. Saya sendiri juga sampai kaget mendengar dan melihatnya," kata Sumiyatun kepada MuriaNewsCom di Kudus, Senin (27/2/2017).

Dia mengetahui keberadaan pamflet sejak beberapa hari yang lalu. Saat mengetahui adanya pamflet yang mengkampanyekan dirinya, Sumiyatun langsung berkordinasi dengan Bupati Kudus Musthofa. Konsultasi tersebut bermaksud untuk mencari solusi mengatasi keberadaan pamflet.

Kata dia yang juga Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup, Musthofa menyikapi hal tersebut dengan enteng. Bupati tak terlalu mempersoalkan hal tersebut, dan meminta dia untuk membiarkannya.
"Sementara biarkan saja dulu, mungkin itu perbuatan orang yang iseng saja dengan cara menempelkan pamflet semacam itu," ucapnya.Editor : Akrom HazamiBaca jugaBeredar Pamflet Sumiyatun Menuju 2018 Tertempel di Beberapa Sudut di Kudus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler