Tanggul Sungai Piji Pikon Kudus Jebol Ditangani Darurat
Faisol Hadi
Senin, 27 Februari 2017 19:00:51
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Melihat tanggul jebol, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus bersama sejumlah tim melakukan kegiatan darurat berupa penambalan tanggul. Tanggul ditambal hanya dengan menggunakan sak, yang diisi dengan tanah uruk.
"Ini merupakan bentuk penanganan darurat yang kami lakukan. Karena menjadi wewenang provinsi, maka kami sifatnya penanganan sementara saja," kata Kepala BPBD Kudus Bergac C Penanggungan di kota setempat, Senin (27/2/2017).
Penambalan dengan sak bukanlah hal yang mudah. Karena tim juga membutuhkan waktu yang tak sebentar untuk menambal meskipun jumlahnya banyak. Tim tersebut meliputi dari relawan, BPBD, polres dan Kodim 0722 Kudus.
Waktu penambalan dilakukan selama setengah hari mulai dari pagi sekitar jam 08.00 WIB hingga sekitar pukul12.00 WIB. Waktu yang cukup lama itu lantaran tanggul yang jebol banyak. Selain itu juga aliran menghalangi penambalan tanggul.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



