Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satunya adalah Komisi D DPRD Kudus. Mereka mendukung usulan agar Kabupaten Kudus segera memiliki Perda Penanggulangan Bencana.

Seperti disampaikan Ketua Komisi D Mukhasiron. Pihakya mendorong agar eksekutif segera merampungkan penyusunan draft Rencana Pertauran daerah (Raperda) tentang Penanggulangan Bencana.

“Raperda Penanggulangan Bencana sudah masuk dalam program legislasi daerah (Prolegda) 2017. Raperda itu diusulkan oleh eksekutif,” kata Mukhasirono di Kudus, Selasa (7/3/2017).

Hal itu tak lepas dari potensi bencana di kabupaten setempat yang rutin terjadi setiap tahun. Misalnya, banjir, longsor, dan angin kencang.
Termasuk juga perlu adanya standar operasional prosedur (SOP) yang spesifik dalam penanggulangan bencana di daerah setempat. Dengan adanya SOP yang diatur dalam perda, maka kerja penanggulangan bencana lebih spesifik dan terstruktur.Diketahui, Raperda Penanggulangan Bencana diusulkan oleh eksekutif, bersama18 raperda lainnya. Mukhasiron berharap penyusunan draft raperda dikebut, dan dikirim ke DPRD. Sehingga bisa dibahas dan disahkan tahun ini juga.Dia mencontohkan pentingnya SOP, ratusan korban angin puting beliung di Desa Honggosoco, Jekulo, hingga kini masih kesulitan mengakses bantuan genting, semen, dan batu bata. Sejauh ini, warga hanya berharap bantuan dari pihak ketiga.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler