Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sukini pun berharap bisa damai dengan anak tercintanya. Rupanya sang anak mau damai dengan ibu. Tapi dia mengajukan beberapa syarat.  Itu harus dipenuhi oleh ibunya terlebih dahulu.

Hal itu diungkapkannya saat dihubungi lewat saluran telepon kuasa hukum Sukini, Yusuf Istanto. Saat dihubungi, anaknya mengajukan sejumlah syarat. 

Di antaranya, meminta sepda motor yang diambil ibu, dikembalikan. Akta kelahiran dan ijazah sekolah anak juga harus diberikan.

"Saya juga menginginkan uang tunai sejumlah Rp 50 juta. Itu saya butuhkan untuk biaya kuliah sampai dengan saya membuka usaha sendiri," kata NHPA di ujung teleponnya, di Kudus, Kamis (9/3/2017).

Tak hanya itu, lewat sambungan telepon juga diungkapkan kalau dirinya tidak akan menarik kata-katanya kembali. Selain itu, sang anak juga tidak akan menginjak rumah ibunya kembali.Kasus ini bermula dari persoalan sepele. "Saya ingatkan anak saya untuk belajar. Jangan main-main terus, jangan main gitar, tapi gak didengar. Saat itu sekitar jam 18.30 WIB, 16 Februari saya mencari-cari dia sudah tak ada di rumah. Lha pada jam 20.00 WIB dia pulang dan malah bawa gitar lagi," kata Sukini. Baca :  TEGA, ABG Laporkan Ibu Kandungnya ke Polisi di KudusMelihat hal itu, dia hendak merebut gitar karena sebelumnya sudah diperingatkan tidak boleh pulang bawa gitar. Saat direbut itulah anaknya malah berkata kotor. Seketika ibu memukul pundak sang anak. Aksi ibu dilakukan karena sebagai bentuk sayang dan peduli. Mengingat anaknya telah memasuki kelas 12 SMA. Yang mana sebentara lagi akan mengikuti ujian nasional.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler