Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Yusuf mengatakan ada beberapa syarat yang tidak bisa dituruti. Seperti NHPA (17), meminta uang tunai Rp 50 juta. "Ibunya khawatir jika uang tersebut salah digunakan atau malah dimanfaatkan oleh orang yang tidak tanggung jawab dengan memanfaatkan situasi tersebut. Sehingga anaknya bakal menderita nantinya," kata Yusuf di Kudus, Kamis (9/3/2017).

 Baca :  TEGA, ABG Laporkan Ibu Kandungnya ke Polisi di Kudus

Ditambahkan Sukini, jika minta dibelikan sepeda motor, itu akan dituruti. Termasuk jika minta dikuliahkan, maka akan disanggupi. Selama ini, ibunya telah berusaha memelihara seorang diri. Mengingat, telah pisah dengan suami.Sukini juga menceritakan saat anaknya hendak mau dibunuh orang karena terlibat masalah. Saat itu masih kelas IX SMP, dan ibunya juga yang membereskan masalah tersebut. Kasus tersebut kini masih bergulir di wilayah kepolisian. Melihat respons anaknya yang menolak damai, dengan berat hati maka kasus terpaksa berlanjut ke wilayah hukum.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler