Butuh Anggaran Rp 15 Miliar untuk Atasi Permasalahan Banjir di Jati Wetan Kudus
Faisol Hadi
Minggu, 12 Maret 2017 08:05:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sam’ani Intakoris, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kudus mengatakan, sebenarnya persoalan banjir di wilayah Jati Wetan dapat diatasi. Namun demikian, hal tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit, yakni sekitar Rp 15 miliar.
“Desa Jati Wetan ini kan daerah tampungan atau tempat parkir air, khususnya kawasan Dukuh Barisan, Gendok dan Tanggulangin. Sehingga, jika hujan turun dengan intensitas tinggi pasti akan tergenang air. Untuk mengatasi banjir ini, minimal dibutuhkan anggaran Rp 15 miliar. Dana sebesar itu untuk membangun long storage, mulai bawah sisi timur Jembatan Tanggulangin hingga Sungai Bakinah," katanya
Menurutnya, long storage ini merupakan suatu usaha untuk pemanfaatan sumber daya air yang berasal dari curah hujan, debit air minimum, debit air normal dan debit air maksimum pada Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan cara membuat suatu konstruksi bangunan penampungan air memanjang agar dapat di manfaatkan oleh masyarakat.
Selain itu, kata dia, pembuatan kolam retensi (penampungan) di barat Hutan Tanggulangin juga sangat dibutuhkan. Dan juga adanya normalisasi saluran, pembuatan pintu air di Sungai Bakinah, serta pengadaan tiga pompa polder di kawasan Tanggulangin.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



