Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolsek Mejobo AKP Suharyanto mengatakan, rumah yang ambruk tersebut merupakan milik Kasmadi (70), warga Dukuh Kirigtempel RT 04/ RW 02, Desa Kirig, Mejobo. Peristiwa ini terjadi sekitar jam 14.00 WIB.

"Saat itu terjadi hujan yang sangat deras. Hujan terjadi sekitar 15 menit lamanya, dengan disertai angin yang kencang. Akibatnya, ada satu rumah warga ambruk karena tak kuat menahan kencangnya angin, " katanya kepada MuriaNewsCom

Menurutnya, akibat angin yang kencang itu, tak hanya merobohkan rumah warga saja. Namun kandang ayam milik seorang warga setempat juga tak luput dari amukan angin. Akibatnya, kandang berisi 200-an ekor anak ayam ambruk dan membuat anak ayam berlarian.
“Melihat hal tersebut, kami langsung menghubungi pihak PLN guna memadankan arus listrik. Kami khawatir jika listrik masih menyala dan bisa menimbulkan korban. Tak lama setelah dihubungi listrik sudah padam,”ungkapnya.Setelah itu, dilakukan kerja bhakti dengan warga dan juga instansi terkait. Dibantu dengan petugas, barang berharga yang berada di rumah diselamatkan dari sisa robohan rumah. "Melihat rumah dan kandang yang rusak, diperkirakan kerugian akibat hal itu mencapai Rp 50 juta rupiah," jelasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler