Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas PUPR Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, pembenahan dilakukan di sebagian besar jembatan. Mulai dari pondasi awal hingga baja penyangga. Namun secara keseluruhan bentuk dan material masih memanfaatkan jembatan yang lama.

"Dalam pembangunan jembatan ini, menghabiskan biaya sekitar Rp 300 juta. Jumlahnya lebih besar dari perkiraan awal karena usai jembatan yang memang sangat lama," katanya saat meninjau lokasi, Kudus (15/3/2016).

Menurutnya, pada bagian atas jembatan juga sudah dicor beton. Kemudian,  untuk dinding jembatan yang retak juga dibenahi ulang agar nantinya jembatan mampu awet seperti sedia kala dan mampu menopang beban yang besar.

Tak hanya itu, pada bagian bawah pondasi juga diberikan cor beton. Itu, bakal membuat jembatan lebih ampuh dan kokoh ketimbang struktur awal yang hanya dengan dinding di kedua sisi sebagai penyangga semata.

Berdasarkan data, pembongkaran jembatan, lanjutnya, sudah dimulai Minggu (11/12/2016). Kondisi sekarang sudah rampung dalam beberapa pekan yang lalu. Namun, masih nampak aktivitas untuk mengecat dinding jembatan.
"Rencananya akan kami aspal juga, Dengan demikian akan lebih awet. Karena jika ada yang terkikis atau rusak, maka aspalnya yang rusak," ungkapnya.Jembatan Banyu Semurup memiliki panjang 10 meter, lebar 6 meter dan melintang di atas sungai berkedalaman sekitar 15 meter. Jembatan dibangun sekitar tahun 1970. Memiliki kondisi di salah satu jalan ujung jembatan  berlubang dengan diameter sekitar 40 cm dan berpotensi semakin melebar. Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler