Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Disdikpora Kudus Joko Susilo mengatakan, selama ini Kudus sudah menggratiskan pendidikan selama 12 tahun. Gratisnya pendidikan itu berlangsung cukup lama, hingga akhirnya berhenti lantaran alih fungsi pengelolan SMA sederajat ke pemerintah provinsi.

"Kami mengusahakan akan ada bantuan kembali. Meski sudah dialihkan provinsi, namun kami ingin memberikan pendidikan yang berkualitas di Kudus. Bagaimanapun juga, lokasi berada di Kudus," katanya di Kudus, Selasa (21/3/2017).

Pihaknya tak bisa menjanjikan apakah bantuan akan didapatkan SMA / SMK dalam waktu dekat. Yang jelas, usaha dipastikan dilakukan, yakni dengan berkomunikasi dengan Bupati Kudus Musthofa dan juga legislatif.
Rencananya, usulan bantuan akan dilayangkan ke DPRD dalam waktu dekat. Harapannya, pada APBD Perubahan nanti dapat disetujui.Sebelumnya, saat DPRD Provinsi datang ke Kudus, Disdikpora juga mengeluhkan adanya proses bantuan. Harapannya, dari provinsi dapat segera mengeluarkan aturan yang memperbolehkan kabupaten membantu pendidikan dalam hal-hal yang sudah ditentukan.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler