Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala SMA 1 Kudus Shodiqun mengatakan , pihaknya dalam menjalankan USBN sudah sesuai dengan standar yang berlaku. Bahkan, dalam hal percetakan soalnya juga menggunakan hal khusus untuk keamanannya.

"Kami di SMA se Kudus mencetak secara bareng. Kami cetak di sebuah percetakan di wilayah kota. Dan dalam mencetak itu juga dilakukan MoU (kesepakatan) untuk tidak membocorkan soal tersebut," katanya yang juga Ketua MKKS Kudus.

Menurutnya, kesepekatan tersebut merupakan inisiatif menjaga keamanan soal. Dan dengan adanya kesepakatan tersebut diyakini tak ada yang membocorkan soal yang diujikan pada Senin (20/3/2017) kemarin di Kudus.

Dia meyakinkan kalau semua proses sudah dilakukan sesuai aturan. Apalagi, khusus di SMA 1 Kudus, para siswa malahan tahu kabar beredarnya soal usai mengerjakan. Jadi kabar tersebut sama sekali tak berpengaruh pada siswa.Disinggung mengenai sejumlah soal yang sama, dijelaskannya itu hal yang lumrah. Karena, dalam ujian jelas ada kisi-kisi yang diberikan. Untuk itu kemiripan soal juga hal yang dimungkinkan dalam kasus tersebut."Kan tidak sama 100 persen. Dan yang membuat soal itu dari Jateng, kami hanya menyumbang soal 25 persen saja secara keseluruhan," ungkapnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler