Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tidak sedikit muda-mudi yang memanfaatkannya untuk tempat bermesraan. Mereka seolah tak risih memperlihatkan aksi mesranya di tempat umum. Baik itu siang hari, maupun malam hari.

Imam, seorang warga yang sering ke Balai Jagong mengatakan, dirinya melihat sejoli umbar kemesraan beberapa kali di tempat tersebut.

"Sering kalau buat pacaran, apalagi tamannya jadi tempat favorit. Bahkan ada yang bilang kalau tempat Balai Jagong juga jadi tempat mesum," kata Imam kepada MuriaNewsCom di lokasi itu, Jumat (7/4/2017).

Kabid Olahraga Disdikpora Kudus Harjuno tak menepis informasi Balai Jagong disalahgunakan pengunjung. Bahkan, kabar digunakannya Balai Jagong untuk pacaran memang benar adanya, dan sudah diterimanya.
"Ada beberapa laporan terkait hal itu, namun kami belum memastikan. Padahal kalau melihat  lokasinya di tempat keramaian, kemungkinan hal tersebut dilakukan kecil, karena pasti malu," kata Harjuno.Ditambahkan, tujuan adanya Balai Jagong untuk menambah tempat publik, yang juga berfungsi untuk memecah titik keramaian kota. Sebab, biasanya warga lebih sering memanfaatkan alun-alun. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler