Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Itu juga tak lepas dari adanya upaya penggembosan gerakan mosi tidak percaya. Penggerak gerakan mosi tidak percaya, Superiyanto sebelumnya mengatakan, bahwa penggembosan ini benar-benar nyata. Hal itu disinyalir dilakukan Masmin, anggota F PDIP yang juga satu parpol dengan Ketua DPRD Kudus Masan.

Menurutnya, tanpa Masmin, gerakan mosi tidak percaya sudah cukup kuat. “Mosi tidak percaya minimal diusulkan dua fraksi, hilangnya Masmin tidak berpengaruh," ujarnya.

Gerakan mosi tidak percaya diluncurkan karena pimpinan DPRD Kudus dianggap sewenang-wenang dan tidak menghiraukan desakan anggota untuk segera melaksanakan kegiatan rolling komisi dan AKD. Pimpinan Dewan hanya mementingkan kepentingan pribadi dan kelompok. “Mereka tidak becus bekerja untuk kepentingan rakyat. Mereka justru bertindak arogan untuk kepentingan sendiri,” ujarnya.Karenanya seluruh anggota koalisi amanah menyegel seluruh ruangan pimpinan DPRD. Hal ini lantaran kesabaran anggota Dewan pendukung mosi tidak percaya yang menamakan diri Koalisi Amanah sudah habis.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler