Hari Paskah, Polres Kudus Kerahkan Anjing Pelacak Sterilkan Gereja
Faisol Hadi
Kamis, 13 April 2017 21:00:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ipda Anton Purnomo, petugas Sat Shabara Polres Kudus mengatakan, apa yang dilakukan polisi merupakan bentuk perhatian khusus. Keamanan para jemaat juga menjadi prioritas pihak kepolisian. "Semuanya kami datangi, khususnya yang menyelenggarakan Paskah. Kami tak ingin sampai ada hal-hal yang tak diinginkan," katanya saat penyisiran di Gereja Evanjelista.
Gereja Evanjelista terletak di jalan Sunan Muria. Tiap momen seperti Kamis Putih dan Paskah, banyak jemaat yang datang. Menurut dia, selain anjing pelacak, polisi juga memanfaatkan alat detektor. Alat tersebut dibawa untuk kebutuhan pendeteksi keberadaan barang yang membahayakan seperti adanya bom.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



