Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS ) Kudus Shodiqun mengatakan, biaya untuk UNBK memang sangat mahal. Misalnya untuk sewa genset saja lebih dari Rp 1 juta untuk setiap harinya. Padahal, UN dilakukan selama empat hari lamanya.
"Kalau saya yang tahu di SMA 1 Kudus, karena saya kepala sekolahnya. Di sana menggunakan dua genset lantaran saluran listriknya dua. Tiap genset kami sewa per hari Rp 1,5 juta. Jadi sehari saja untuk listrik Rp 3 juta," kata Shodiqun kepada MuriaNewsCom, di Kudus, beberapa hari lalu.
Biaya tersebut mutlak dikeluarkan kendati genset dipakai ataupun tidak. Karena, kontraknya adalah hitungannya hari, sehingga meskipun genset nganggur atau tak dipakai, biayanya sama.
Dalam UN tahun ini, dia menyewa selama lima hari. Hari pertama adalah sehari sebelum UN, dengan maksud uji coba genset. Barulah pada hari ke dua dan kelima genset disiagakan agar selalu siap.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



