Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dia ingin bertemu perwakilan BNN Jawa Timur guna menceritakan peredaran narkoba di wilayahnya, setelah sebelumnya dia ke BNN Jawa Tengah tapi merasa tak direspons.

"Kemarin pagi berangkat dari Jepara sekitar jam 08.00 WIB. Namun karena sore tadi hujan angin, terpaksa berteduh dulu, dan baru sampai di Kudus siang ini," katanya kepada MuriaNewsCom ditemui saat di Kudus, Sabtu (22/4/2017).

Pria tersebut berjalan kaki dengan berkalung spanduk bertuliskan kampanye penolakan narkoba. Dia sangat prihatin atas keberadaan narkoba yang bahkan sampai membunuh sebagian generasi bangsa.

Bahkan, dia juga mengatakan kalau keberadaan narkoba sudah banyak menjalar di Jepara. Masuknya barang tersebut lewat jalur laut, yang mana mudah didapatkan di kawasan Jepara. Atas keprihatinan itulah dia melakukan aksi seorang diri dengan berjalan kaki.
Menurutnya, tujuan dari aksi adalah di Surabaya. Tujuan utamanya adalah ke BNN Provinsi Jatim untuk meminta kantor BNN di Jepara. Agar, mereka juga ikut serta mengurangi peredaran narkoba."Saya pernah ke BNN Jateng , saya suarakan hal yang sama. Namun sampai sekarang belum ada tanggapan. Jadi saya memutuskan untuk aksi jalan kaki ke Jatim," imbuh dia.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler