Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala SMP 2 Undaan, Hadi Setiawan mengatakan, anak didiknya melakukan UNBK di SMA 2 Kudus. Lokasi itu jauh dari sekolahnya.  Demi bisa mengikuti UNBK, sekolah harus rela menyewa minibus.

"Kami menyediakan kendaraan untuk mengangkut siswa pulang perginya. Jadi biar mereka tak kesulitan sampai lokasi dan dapat sampai tepat waktu," katanya.

Menurut dia, model antarjemput siswa lebih efektif. Karena, mereka akan sampai di lokasi bersama.  "Kami tak ingin ada siswa yang terlambat sampai. Jadi semuanya kumpul di sekolah dulu. Masalah ada yang diantarakan orang tuanya, tak menjadi persoalan asalkan berangkat bersama-sama," ungkap dia.

Ayu Harum S, salah seorang siswa mengaku senang bisa berangkat UNBK bersama naik minibus. Ada tiga unit minibus yang disiapkan."Saya ikut di sesi pertama UNBK, jadi saya berangkat lebih pagi lagi. Dan saat ini juga menunggu pulang dari kendaraan yang mengantarkan,” katanya.Kasmudi, Kabid Dikdas pada Disdikpora Kudus memberi semangat peserta UNBK. “Termasuk jangan percaya kepada bocoran jawaban. Karena bocoran itu tak pernah ada. Jadi percaya pada kemampuan masing-masing," jelasnya. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler