Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pada November 2016 lalu, Heni,begitu biasa disapa, resmi keluar dari pekerjaannya yang menduduki jabatan Waka Kesiswaan sekaligus guru di salah satu SMK. Tekat Heni bulat lantaran ingin mengembangkan usahanya.

"Sebenarnya sudah nyaman di sana, posisi juga tinggi, namun rasanya ada yang kurang. Saya yakin masih bisa berkembang lebih meski keluar dari sana. Karena dengan keluar maka saya lebih fokus dalam mengembangkan usaha saya," katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, usaha yang ingin ditekuni adalah usaha membuat mahar pernikahan dan hantaran pernikahan. Usaha sampingan tersebut diyakini sukses dan banyak hasilnya. Karena masih jarang dijumpai.

Dikatakan Heni, karir Heni di SMK sebenarnya sudah berkembang pesat. Dari 2015 lalu menjadi Waka Kesiswaan, dan di 2016 menjadi Waka Kurikulum. Selain itu, dia juga mudah beradaptasi dengan lingkungan dan membuatnya mudah akrab dengan lingkungan.
Dikatakan Heni, karir Heni di SMK sebenarnya sudah berkembang pesat. Dari 2015 lalu menjadi Waka Kesiswaan, dan di 2016 menjadi Waka Kurikulum. Selain itu, dia juga mudah beradaptasi dengan lingkungan dan membuatnya mudah akrab dengan lingkungan."Saking akrabnya, saat mengajukan surat resign ditolak kepala sekolah. Dia meminta saya tetap di sana seperti biasanya. Namun karena tekat sudah bulat ya bagaimana lagi, saya keluar dan pamit," ungkap dia.Dia mengaku tak ada teman guru yang tahu akan hal tersebut. Bahkan dia banyak ditanya oleh sesama guru, yang kaget lantaran tiba-tiba memutuskan keluar namun sebelumnya tak pernah ada masalah. Tekat Heni dalam mengembangkan usahanya bukanlah hanya mengorbankan karir. Namun di lembaga kursus bahasa Inggris juga dilepaskannya karena ingin fokus pada usahanya tersebut.Kini usaha yang dipilih mulai membuahkan hasil, dan secara perlahan mulai banyak pesanan dari berbagai kalangan. "Karena mungkin sifat usaha dari orang tua turun ke saya, jadi saya juga ingin jadi wirausaha," ungkap dia.  Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler