Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Direktur PT Saka Dwipa Agro, Umar Ali mengatakan kebutuhan bibit lele, terlebih yang unggul sangat jarang. Untuk itulah perusahaannya melakukan eksperimen untuk menghasilkan bibit lele yang unggul dan berkualitas.
"Kami eksperimen selama enam bulan lamanya, dan sebenarnya ini masih berjalan lantaran masih belum bisa memenuhi permintaan pasar dari pengusaha besar lele," kata Umar di ruang kerjanya, Jumat (5/5/2017).
Menurut dia, pesanan kebutuhan akan bibit lele mencapai 20 juta ekor lele tiap bulannya. Jumlah permintaan tersebut dari wilayah Jateng dan sekitarnya. Sedangkan, rata-rata yang mampu dipenuhinya hanya kisaran tiga juta bibit lele.
Kepala Riset and Development/ R&D PT Saka Dwipa Agro, Muslim mengatakan di perusahaannya ada 50 pasang lele indukan. Lele indukan tersebut dari jenis Sangkuriang, Piton dan jenis lele yang tergolong baru, Mutiara.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



