Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Apalagi, sasaran para pengedar narkoba saat ini juga sudah menjurus kepada anak-anak. Ini adalah situasi yang sangat membahayakan bagi bangsa ini.

"Sekarang sasarannya sudah meluas. Pengedar narkoba tidak segan-segan menyasar anak-anak sekolah demi meraup untung semata," kata Kepala Kantor Kesbangpol Kudus Djati Solechah, saat Sosialisasi Bahaya Narkoba, di MA NU Raudlatus Shibyan, Senin (15/5/2017).

Djati mengatakan, anak-anak menjadi sasaran empuk peredaran narkoba, karena belum memahami benar mengenai bahayanya zat adiktif tersebut. "Apalagi bagi mereka yang ingin coba-coba saja. Bahaya sekali. Karena sekali mencoba, maka bisa menjadi pecandu," tegasnya.

Karena itu, Djati menegaskan bahwa setiap anak haruslah dijaga dan diawasi pergaulannya. Termasuk memahamkan bagaimana bahayanya narkoba itu sendiri. "Tugas orang tua, guru, dan kita semua untuk mencegah anak kita terkena narkoba," imbaunya.
Sementara Kepala MA Raudlatus Shibyan Wafiq Khoiri mengatakan bahaya narkoba juga bisa mengintai para siswanya. "Karena sudah masuk ke tingkatan sekolah, santri, dan anak-anak pelajar lainnya. Ini yang harus diwaspadai setiap siswa, untuk tidak mengonsumsi barang haram tersebut," tegasnya.Hadir sebagai narasumber lainnya adalah Kasat Narkoba Polres Kudus AKP Sukadi, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kudus Syaiful Annas.Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Kudua Syaiful Anas juga mengimbau pelajar untuk mewaspadai peredaran narkoba. "Sudah banyak ditemukan kasus-kasus bagaimana pengedar narkoba menjerat anak-anak sekolah, melalui hal-hal yang merupakan kegemaran siswa. Misalnya permen atau jajan-jajan lain yang isinya ternyata narkoba. Ini yang harus diwaspadai," katanya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler