Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Seperti halnya batik Jati asal Blora. Anil Yunisyiwa, penjaga stan batik Jati asli Blora mengatakan kalau tiap hari banyak yang datang. Dan dari yang datang, sebagian membeli batik Blora, lantaran banyak motif yang ditawarkan.
"Kami ada beberapa model yang terbagi dalam dua jenis, yaitu batik cap dan batik tulis. Semuanya kami tawarkan untuk pengunjung yang datang," kata Anil kepada MuriaNewsCom, di lokasi, Jumat (19/5/2017).
Dari dua jenis batik yang ditawarkan, kebanyakan masyarakat malah melirik batik tulis ketimbang batik cap. Karena, batik tulis dianggap lebih bagus saat dipakai, meskipun secara harga juga lebih mahal.
Untuk batik cap Blora, dia membanderol dengan harga Rp 125 ribu per lembarnya. Sedangkan untuk tulis, harga yang dipatok diangka Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu. Tergantung jenis dan modelnya. "Sejak hari pertama Dandangan sudah banyak yang laku. Meski di outdoor namun ternyata ramai juga. Ini merupakan pengalaman baru di Kudus, yang mana sebelumnya belum pernah berpatisipasi," ungkapnya
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



