Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Petugas dari Dinas Perhubungan yang tiba adalah Alfan W. Diketahui, Alfan adalah seorang petugas di terminal Bakalan Krapyak. Dia datang ke lokasi karena ada laporan warga. "Dalam laporan yang kami terima, bus tersebut sampai membuat jalan sesak karena ukurannya besar. Dan setelah kami datangi, ternyata benar ada bus yang parkir bukan pada tempatnya," kata Alfan saat meminta bus parkir di terminal Bakalan Krapyak.

Berdasarkan pantauan, kondisi jalan setempat mengalami ketersendatan akibat bus yang parkir tersebut. Alasan sopir bus parkir untuk mengantarkan saudaranya pulang. Saudaranya tersebut kebetulan berada di kawasan Menara Kudus sehingga sekalian mampir. Tak hanya itu sopir bus menyatakan akan parkir sebentar saja.

Hanya saja, kata dia, apapun alasannya tidak dibenarkan memarkirkan kendaraan di lokasi tersebut. Apalagi, sekarang merupakan musim peziarah.
"Jadi apapun alasannya, kendaraan bus harus parkir di tempat yang sudah disediakan. Apalagi jalannya digunakan untuk tukang becak wisata, sehingga semakin ramai. Belum lagi ada Dandangan," ungkap dia.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler