Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Bidang Fasilitas Perdagangan dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno mengatakan, harga bawang putih di tiga pasar tradisional Kudus tinggi dengan rata-rata Rp 55 ribu per kg. Atas dasar itulah,operasi pasar (OP) dilaksanakan.
"Sebenarnya tujuan OP memang menekan harga, namun ternyata harganya tak sesuai perkiraan dan untuk bawang putihnya malah jenisnya yang tak disukai masyarakat Kudus yakni hinan," katanya
Menurut dia, bawang putih Rp 55 ribu per kg itu merupakan jenis cutting yang unggul atau yang besar. Sedang untuk hinan, masyarakat Kudus tak tertarik, maka pedagang tak menjualnya.
Imam menjelaskan, selain Kudus, beberapa wilayah lain juga fanatik dengan bawang jenis cutting. Seperti Jepara, Demak, Semarang dan beberapa wilayah di Pati dan sebagian Rembang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



