Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jalan desa dan rumah warga tergenang banjir. Data dari pemerintah desa setempat mencatat ada sekitar 50 rumah terdampak banjir. Dengan jumlah sekitar 250 KK. Sampai malam hari ini, sejumlah petugas BPBD,  warga, dan elemen lainnya bahu membahu membuat tanggul.

[caption id="attachment_117828" align="aligncenter" width="565"] Suasana banjir di Dukuh Jawik, Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jumat. (ISTIMEWA)[/caption]

 
Kepala Desa Pladen Zubaidi mengatakan, banjir terjadi akibat tanggul jebol. Setelah sebelumnya, hujan deras mengguyur sejak sekitar pukul 15.00 WIB. “Tanggul baru dinormalisasi,” kata Zubaidi. Kemungkinan besar, normalisasi masih belum berjalan maksimal. Ditambah lagi, derasnya air sungai yang menerjang, membuat tanggul jebol. Termasuk juga mendapatkan kiriman air dari Patiayam.Camat Jekulo Dwi Yusi Sasepti di lokasi mengatakan, akibat dampak banjir, dapur umum juga telah didirikan. Di antaranya, untuk menyediakan makanan untuk kebutuhan makanan sahur. “Kebetulan ini pas Ramadan,” katanya kepada wartawan. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler