Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Kasmudi. Menurut dia, setiap guru swasta nantinya akan mendapatkan bantuan sekitar Rp 1,5 juta yang akan dicairkan sebelum Lebaran.

"Dari data RKA, kami ada sekitar 2,5 ribu orang guru yang dapat bantuan ini. Bantuan dari Pemkab Kudus itu, merupakan bantuan operasi guru tidak tetap (GTT) dan tenaga kependidikan yang dikhususkan untuk pegawai swasta," katanya di Kudus, Selasa (6/6/2017).

Menurut Kasmudi, sekolah yang mendapatkan bantuan, mencakup semua jenjang. Meliputi PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK sederajat swasta. Saat ini proses yang sedang ditempuh adalah proses pemberkasan, yang mana harus dikumpulkan Jumat (9/6/2017).

 Sejumlah perwakilan sekolah sudah mendapatakan sosialisasi dari dinas. Sosialisasi dilakukan untuk menginfokan tentang pemberkasan yang harus dilengkapi oleh si pendapat bantuan, untuk segera dibuatkan SK guna kebutuhan pencairan.Bantuan tersebut, merupakan bantuan yang diberikan tiap tahun kepada tenaga swasta. Sehingga, saat memberikan berkas, sekolah juga mengusulkan nama yang akan dapat bantuan serupa di tahun depan."Jadi tiap tahun mengusulkan nama tenaga guru dan tenaga kependidikan untuk kemudian diusulkan dapat bantuan di tahun berikutnya," ucapnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler