Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup  (PKPLH) Kudus Sumiyatun mengatakan, kondisi matinya ratusan PJU di Kudus sudah terjadi cukup lama. Bahkan semenjak belum ditangani olehnya juga sudah mati. Untuk itu, pihaknya membenahi hal tersebut secara perlahan-lahan.

"Kami mengalami keterbatasan anggaran jika langsung dibenahi semuanya. Makanya kami memperbaiki satu persatu dengan cara menyesuaikan keuangan yang ada dalam Pemkab Kudus," katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, sejumlah titik padam, seperti di lingkar Mijen. Dikatakan, untuk membenahi semua PJU yang mati, membutuhkan biaya sebesar Rp 2 miliar lebih.
Jumlah yang amat banyak itu dirasa sulit terpenuhi, apalagi hanya digunakan untuk PJU. Untuk itu, langkah yang akan dilakukan adalah melihat sumber masalahnya, apakah itu lampunya ataukah jaringannya."Selain memperbaiki PJU yang mati, kami juga akan menambah PJU lagi dengan daya 200 watt. Karena di sejumlah titik masih cukup banyak yang belum ada PJU," jelasnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler