Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Bidang Fasilitas Perdagangan dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno,  mengatakan pihaknya sudah mendatangi sejumlah pusat perbelanjaan modern, khusus mencari mi yang mengandung babi. Hasilnya, tak ditemukan mi itu. 

"Kami mulai dari sejumlah minimarket hingga supermarket yang ada di Kudus. Kami mencari tapi tak menemukan mi yang dimaksud," kata Imam kepada wartawan di Kudus, Rabu (21/6/2017). 

Pihaknya masih mewaspadai adanya mi beredar di Kudus. Sampai saat ini, pihaknya masih terus mencari keberadaan mi. Pihaknya juga memberikan imbauan kepada pengelola toko agar tak menjual mi dengan kandungan babi.
"Mereka (pengelola toko) tahu mi yang mengandung babi. Mereka telah berhati-hati jangan sampai ada mi yang masuk dalam toko mereka," ucap Imam menirukan pengelola toko. Dikatakan, empat produk mi yang dicari yaitu Samyang (mi instan U-Dong), Samyang (mi instan rasa Kimchi), Nongshim (mi instan Shin Ramyun Black), dan Ottogi (mi instan Yeul Ramen).Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler