Manfaatkan Libur Lebaran dengan Berwisata di Kudus, Ini Lho
Faisol Hadi
Senin, 26 Juni 2017 12:00:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Di Kudus, ada sejumlah tempat wisata yang layak dikunjungi. Sebagian besar tempat dikelola pemerintah daerah. Objek wisata itu selalu ramai kunjungan.
- Colo
[caption id="attachment_119311" align="aligncenter" width="565"]
Taman Ria Colo. (MuriaNewsCom)[/caption]Lokasi pertama yang menjadi sasaran masyarakat adalah Gunung Muria yang terdapat di kawasan Colo. Sekali Anda menapakkan kaki di Colo, banyak objek wisata yang bisa dikunjungi.
"Colo banyak objek wisata, mulai dari Taman Ria Colo atau pesanggrahan, kemudian yang terkenal dengan air terjun Montelnya hingga wisata air tiga rasa Rejenu," kata Kabid Pariwisata Kudus Wahyuningsih.
Untuk tiket masuk kawasan Colo, pengunjung dibebankan biaya sebesar Rp 2 ribu per orang, tahun ini. Kemudian di sejumlah lokasi wisata seperti di Taman Ria Colo, pengunjung ditarik biaya sebesar Rp 3 ribu per orang. Biasanya saat Lebaran kawasan ini menjadi sasaran wisatawan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Yuli Kasianto menyebutkan, untuk kawasan wisata Colo beberapa tak dikelola oleh Pemkab Kudus. Seperti air terjun Montel dikelola Perhutani, serta air tiga rasa di Rejenu dikelola oleh masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi, dalam mengunjungi kawasan Montel dan juga Rejenu, setiap orang dibebankan retribusi sebesar Rp 5 ribu. Bersiaplah melihat indahnya pemandangan alam yang masih hijau dan tertata apik secara alami.
Masih di Colo, juga terdapat makam Sunan Muria, satu dari sembilan Walisongo yang sangat terkenal. Saat usai berziarah dan kaki keluar dari makam, pengunjung langsung disambut dengan pemandangan yang luar biasa.
"Kalau wisata di kawasan Colo, H+1 Lebaran buka. Karena masyarakat biasaya mulai berdatangan ke tempat wisata mulai Lebaran kedua," ungkap Yuli.
- Hutan Pinus Kajar
[caption id="attachment_119312" align="aligncenter" width="565"]
Hutan Pinus Kajar (ISTIMEWA)[/caption]- Museum Kretek
Museum Kretek (MuriaNewsCom)[/caption] Lokasi wisata lain yakni Museum Kretek. Di lokasi itu terdapat wahana edukasi dan sejarah kretek. Rumah adat kudus juga masih kokoh berdiri. Apalagi pada libur Lebaran, Museum Kretek menyuguhkan musik, yang semakin ramai.Biaya masuk selama Lebaran, sejumlah Rp 3 ribu per orangnya. "Kalau Museum Kretek juga kami buka H+1. Pokonya semua wisata Pemkab sudah buka saat lebaran. Kami juga menyediakan tenaga tambahan agar tidak kewalahan nanti," ucap Yuli. - Taman Krida
Taman Krida (MuriaNewsCom)[/caption] Selain itu, Taman Krida juga menjadi objek wisata yang bagus untuk berlibur. Sama halnya dengan museum, Taman Krida juga memiliki lokasi yang menarik dikunjungi. Dalam Taman Krida juga terdapat Taman Lampion yang menjadi sasaran liburan saat malam hari. Biaya retribusinya, sejumlah Rp 3 ribu. Biaya yang murah untuk berwisata di Kudus.Editor : Akrom Hazami
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



