Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengatakan, pusat perdagangan digencarkan agar selesai. Anggaran yang disediakan Rp 11 miliar. Anggaran dialokasikan dari APBD.

"Tahun ini akan diselesaikan pembangunannya, sehingga harapannya mulai awal tahun depan sudah dapat dimanfaatkan bangunannya," kata Sudiharti di Kudus, Senin (3/7/2017).

Nantinya pusat perdagangan itu dibangun dua lantai. Yang mana pada sisi tengahnya berlubang. Bangunan khusus itu untuk kegiatan pameran.

Lokasi bangunan ada di seberang terminal induk Kudus, Desa Jatiwetan, Jati. Lokasi itu memiliki luas sekitar 500 meter persegi. Status tanah merupakan milik desa dan itu bisa digunakan.

Gedung itu rencananya akan dijadikan sebagai pusat perdagangan batik dan bordir khas Kudus. Rencananya dibangun sebagai pusat perdagangan hasil UMKM yang sejenis. Batik dan bordir khas Kudus memiliki potensi cukup besar."Nanti untuk mempromosikan akan digencarkan dengan sejumlah kegiatan atau pameran pameran," ungkapnya. Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler