Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari info yang dihimpun MuriaNewsCom di lapangan, jumlah korban tewas yang semula hanya empat orang bertambah satu menjadi lima orang. Satu orang tewas tersebut adalah Ibu Kartini (60) warga Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan Kudus.

Sedangkan empat orang korban tewas sebelumnya adalah Sri Mulyaningsih (36) warga Wates RT 2 RW 1, Kecamatan Undaan, Edi Handoko (40), warga Wates RT 2 RW 1, Undaan, Joko Purnomo (37) warga Jetis RT 3 RW 4 Kudus, Falik (30) warga Besito Kudus.

Baca Juga : 4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus Indonesia Guling di Kudus

Kerabat korban meninggal dari Sri Mulyaningsih, Zainal Arifin (62) di RS Mardi Rahayu Kudus mengatakan, ada dua saudaranya yang meninggal dalam kecelakaan nahas tersebut. Mereka adalah Sri Mulyaningsih dan Edi Handoko.

”Saya tahu dari buka FB (Facebook) kalau ada kecelakaan. Saya curiga, dan mendatangi lokasi dan langsung ke rumah sakit,” kata Zainal.
Karena penasaran, Zainal pun tanya kepada petugas rumah sakit untuk melihat korban luka dan yang meninggal dunia. Ternyata, Zainal mengenal wajah dua korban yang meninggal dunia. Korban Sri Mulyaningsih merupakan keponakannya. Sedangkan Edi Handoko adalah suami Sri.Baca Juga : Korban Bus Indonesia Guling di Kudus, 4 Tewas, dan 45 Luka Akan Disantuni Jasa RaharjaSementara dua anak Sri, Feri Setiawan (7) dan Ahmad Algaruk Haidar (7) mengalami luka-luka. Infonya, kata Zainal, keluarga keponakannya pergi naik sepeda motor. Saat di lokasi kejadian, sepeda motornya ikut terkena badan bus yang terseret.”Sepeda motor (milik korban) ketindihan mobil. Luka pada korban Edi memar di sejumlah bagian tubuh. Tapi wajah masih bisa dikenali. Sedangkan luka Sri di paha tapi wajah masih bisa dikenali,” ungkapnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler